Q&A: Bagaimana Memahami Was-Was & Meyakini Pendapat Kita Tidak Menyimpang?

Q&A: Bagaimana Memahami Was-Was & Meyakini Pendapat Kita Tidak Menyimpang?

Bismillah
Afwan ustadz izin bertanya Apa kaidah membedakan sesuatu disebut was was atau bukan dan apakah saya benar2 berpendapat dengan hawa nafsu atau bukan?

Jawab

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Was was adalah besitan-besitan dalam hati yang melampaui batasan seharusnya , was-was dapat berupa pertanyaan yang timbul dalam hati tentang hal yang tidak boleh dipertanyakan seperti “Siapakah pencipta Allah ﷻ”, dapat berupa keraguan setelah melaksanakan ibadah atau bersuci dan lainnya.

Namun, perlu diketahui selama besitan hati tersebut tidak berlebihan yang merusak aqidah atau ibadah , dan tidak membawa kepada gangguan jiwa maka hal ini tidak masalah.

Adapun pendapat seseorang dengan hawa nafsu atau bukan , maka yang menjadi timbangannya adalah Al Qur’an dan hadits shahih dengan pemahaman salaf dari disiplin ilmu yang benar. Sehingga cukup jelas jika pemahaman kita menyelisihi itu semua, maka ini pendapat yang berasal dari hawa nafsu yang tercela. Allahu a’alam

Dijawab oleh Ustadz Yudi Kurnia حفظه الله

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *